Kanal
Cerita Warga
Laporan langsung dari warga tentang dampak krisis iklim di komunitas dan daerah masing-masing.

Headline Cerita Warga
Keladi, Pangan Lokal yang Menjadi Andalan Saat Musim Paceklik di Sumba
Musim paceklik di Sumba Tengah membuat ketergantungan pada beras semakin terasa saat produksi padi dan jagung menurun. Di tengah kondisi tersebut, keladi menjadi salah satu pangan lokal yang tetap bisa tumbuh dengan sedikit air dan dapat disimpan hingga berbulan-bulan.

Umum
Sampah Menumpuk di Sekitar Akar Mangrove di Sukokerto
Saat melintasi jalan di kawasan pesisir, saya menemukan tumpukan sampah yang berserakan di bawah dan di antara akar mangrove. Kondisi ini tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi mengancam ekosistem pesisir dan laut. Temuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa menjaga mangrove tidak cukup hanya dengan mempertahankan pohonnya, tetapi juga harus menjaga lingkungan di sekitarnya dari pencemaran.

Umum
Kebakaran Padang dan Hutan di Lowa Membakar Tanaman Warga
Kebakaran padang, hutan karena puntung rokok dan pembakaran. Berhektar-hektar lahan hangus terbakar. Banyak tanaman warga ikut terbakar.

Umum
Sungai Lawonda Mulai Mengering, Sawah Tak Lagi Menghijau
Sungai Lawonda di Desa Praimadeta, Sumba Tengah, yang dulu masih mengalir dan membantu petani menanam padi kedua saat musim kemarau, kini mulai mengering. Sawah di sekitarnya tidak lagi menghijau, sementara warga hanya bisa berharap hujan segera turun agar persediaan pangan tetap cukup.

Umum
Kemarau Panjang, Sebagian Sawah di Barru Belum Bisa Ditanami
Kemarau panjang mulai mengubah cara petani di Kabupaten Barru menentukan waktu untuk menanam. Saat melintas di wilayah pertanian, terlihat sebagian sawah masih hijau dengan genangan air, sementara sebagian lainnya tampak kering dan belum ditanami. Kondisi ini menunjukkan bagaimana perubahan pola iklim dan keterbatasan air dapat menghambat aktivitas pertanian, menggeser jadwal tanam, serta meningkatkan risiko bagi petani yang menggantungkan kehidupan dari hasil sawah.

Umum
Kebakaran Gunung Bulu Saukang, Warga Cemas Pendaki Masih Berada di Atas
Kebakaran hutan dan lahan melanda Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada awal September 2026. Api diduga cepat meluas akibat cuaca panas, vegetasi kering, angin pegunungan, serta kemungkinan kelalaian manusia yang masih diselidiki. Kobaran api yang muncul di sekitar Pos 5 jalur pendakian sempat membuat warga panik karena terdapat beberapa pengunjung di atas gunung. Berkat evakuasi dan penanganan tim gabungan, seluruh pendaki berhasil turun dengan selamat. Peristiwa ini menjadi peringatan pentingnya pengawasan dan pencegahan kebakaran di kawasan pendakian.

Umum
Kebakaran Kembali Terjadi di Lereng Malino, Warga Khawatir Api Meluas
Kebakaran lahan dan hutan pinus kembali terjadi di kawasan wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, pada Sabtu malam, 19 September 2026. Api membakar vegetasi dan tebing di sekitar poros Malino–Parigi, mengganggu lalu lintas serta menimbulkan kekhawatiran warga. Sebelumnya, kebakaran pada 19 Agustus 2026 menghanguskan sekitar dua hektare lahan. Penyebab terbaru belum dipastikan, tetapi warga menduga puntung rokok, pembakaran sampah, atau unsur kesengajaan. Warga berharap ada patroli, edukasi, dan penanganan cepat.

Umum
Kemarau Panjang, Air Tambak Warga Pangkep Mulai Menyusut
Kemarau panjang membuat tambak warga di Kabupaten Pangkep mengalami penyusutan air. Kondisi ini mengancam budidaya ikan bandeng, udang vaname, dan hasil panen lainnya yang menjadi sumber penghidupan keluarga. Warga telah bergotong royong menyewa pompa air, namun upaya tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan tambak secara maksimal. Ibu Nunu berharap kemarau segera berakhir agar kondisi tambak membaik dan ekonomi keluarga petambak tetap terjaga.

Umum
Kebakaran Lahan di Tanralili Hanguskan Bambu dan Tanaman Jati Warga
Pada 20 September 2026, kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, diduga bermula dari pembakaran ranting. Api cepat menjalar akibat kondisi lahan yang kering dan angin kencang, hingga menghanguskan bambu dan tanaman jati milik beberapa warga. Luas lahan terdampak diperkirakan lebih dari satu hektare. Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara akses menuju lokasi yang sulit memperlambat penanganan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dan api tidak merambat ke permukiman.

Umum
Asap Kebakaran Hutan Menyelimuti Kawasan IKN
Foto IKN pada pukul 9 pagi dipenuhi oleh asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan. Kali ini IKN terkena dampak dari kebakaran hutan. Titik api sangat padat terjadi di Kalimantan Timur. Wilayah yang dibangun IKN dikelilingi dengan hutan. Kebakaran yang melanda areal hutan di sekitar ikn menyebabkan asap yang memenuhi IKN. Pada pagi hari asap terasa semakin padat hingga masuk kedalam ruangan. Dengan kepulan asap ini pekerjaan tetap dilaksanakan namun menggunakan masker namun tidak seintens biasanya. Gedung dilihat dari gedung lainya terlihat kurang jelas dengan asap yang menutupinya.

Umum
Kabut Asap Tebal Batasi Jarak Pandang di Jalan Poros Samarinda-Bontang
Kemaren tanggal 20 siang hari kami melintasi jalan Poros Samarinda-Bontang yang dipenuhi kabut asap. Ada pula lahan yang ditanami karet, digali diambil tanahnya dan tanaman sawit. Pandangan kedepan perkiraan hanya 15-20 meter itupun lantaran dibantu dengan lampu jauh. Otomatis kecepatan kendaraan juga dikurangi untuk menghindari kecelakaan. Akhirnya sampai ditujuan namun masih sama semua lokasi terkena asap.

Umum
Asap Kebakaran Mengepung Samarinda, Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Pagi ini tanggal 19 September 2026 asap semakin banyak terlihat. Biasanya udara pagi sangat segar dan nyaman untuk mengawali hari, belakangan ini udara asap menyesakan yang terpaksa dihirup. Aktivitas diluar ruangan dihimbau oleh petugas kesehatan untuk selalu menggunakam masker. Salah satu dampak yang sering terjadi adalah ispa. Namun asap tetaplah bisa masuk kedalam rumah lewat celah celah ventilasi. Kipas angin yang memutar udara bercampur asap. Belum lagi bagi keluarga yang memiliki anak bayi, asap menjadi gangguan nyata kesehatan.
Kirim Cerita Warga Anda
Punya laporan atau cerita tentang dampak krisis iklim di daerah Anda? Daftar jadi kontributor dan kirim langsung ke redaksi.
