Sampah Menumpuk di Sekitar Akar Mangrove di Sukokerto
Saat melintasi jalan di kawasan pesisir, saya menemukan tumpukan sampah yang berserakan di bawah dan di antara akar mangrove. Kondisi ini tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi mengancam ekosistem pesisir dan laut. Temuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa menjaga mangrove tidak cukup hanya dengan mempertahankan pohonnya, tetapi juga harus menjaga lingkungan di sekitarnya dari pencemaran.
Saat melintasi jalan di kawasan pesisir Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, saya melihat banyak sampah di sekitar pohon mangrove. Sampah terlihat di bawah dan di antara akar-akar mangrove. Ada plastik, kemasan makanan, botol, dan berbagai sampah lainnya yang berserakan. Beberapa sampah plastik juga terlihat tersangkut di antara akar mangrove. Kondisi tersebut membuat kawasan mangrove terlihat kotor dan kurang terawat. Sampah terutama terlihat menumpuk di bagian bawah akar.
Kawasan mangrove ini berada di pesisir dan cukup dekat dengan laut. Kalau air naik, sampah yang ada di sekitar mangrove bisa saja terbawa aliran air. Menurut saya, kondisi seperti ini perlu diperhatikan agar sampah tidak terus menumpuk di sekitar mangrove.
Punya cerita serupa?
Daftar jadi kontributor dan kirim laporan dampak iklim dari daerah Anda langsung ke redaksi IklimKita.




