Ikan di Sungai Lowa Semakin Sedikit, Warga Mulai Menggunakan Obat untuk Menangkap Ikan
Dulu Sungai Lowa dan sungai-sungai kecil di sekitarnya memiliki kekayaan ikan yang sangat melimpah.
Dulu Sungai Lowa dan sungai-sungai kecil di sekitarnya banyak ikannya. Ada ikan gabus, karper, nila, dan lele. Selain itu, ada juga sidat, kepiting, dan udang.
Dulu warga punya cara sendiri untuk menangkap ikan yang disebut "tutup sungai". Warga bersama-sama menutup aliran sungai, kemudian airnya dialihkan ke samping sampai bagian sungai menjadi kering. Setelah itu, ikan bisa ditangkap dengan mudah.
Selain tutup sungai, warga juga biasa memancing, memasang bubu pada malam hari, dan menangkap ikan serta udang menggunakan jaring kecil yang dalam bahasa Sumba disebut "auta".
Sekarang cara-cara seperti itu sudah jarang dilakukan karena ikan di sungai sudah semakin sedikit.
Sekarang ada juga warga yang menggunakan obat rumput untuk menangkap ikan. Obat seperti Lindomil dan Berantas disiramkan ke sungai. Setelah itu, ikan ada yang mati dan ada yang seperti pingsan sehingga mudah diambil di pinggir sungai.
Ikan yang terkena obat bukan hanya ikan besar. Ikan-ikan kecil juga ikut mati. Warga melihat jumlah ikan di sungai sekarang sudah jauh berkurang.
Sampai sekarang belum ada peraturan desa yang melarang penggunaan obat untuk menangkap ikan. Karena itu, masih ada orang yang menyiramkan obat ke sungai untuk mendapatkan ikan dan udang.
Punya cerita serupa?
Daftar jadi kontributor dan kirim laporan dampak iklim dari daerah Anda langsung ke redaksi IklimKita.




