Kakao dan Kopi Tetap Menjadi Sumber Penghidupan Masyarakat Adat Pasang Sa' Pasang
Masyarakat adat Pasang Sa’ Pasang di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, memiliki kekayaan alam yang menjadi sumber kehidupan, salah satunya tanaman kakao dan kopi yang tumbuh subur berkat kondisi alam yang mendukung. Bagi masyarakat, kebun bukan hanya tempat mencari penghasilan, tetapi juga bagian dari warisan dan cara menjaga hubungan dengan alam. Di tengah tantangan perubahan iklim,
Di wilayah masyarakat adat Pasang Sa' Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, terdapat berbagai tanaman yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Tanah yang subur dan kondisi iklim yang selama ini cukup mendukung membuat berbagai tanaman dapat tumbuh dengan baik, salah satunya kakao dan kopi.
Bagi masyarakat adat Pasang Sa' Pasang, tanaman kakao bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari cara mereka bertahan hidup. Hasil kebun yang dirawat secara turun-temurun menjadi salah satu sumber pemasukan keluarga dan masih dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain kakao, kopi juga menjadi salah satu tanaman yang dirawat oleh masyarakat. Kebun-kebun tersebut terus dijaga karena hasilnya dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun, perubahan mulai dirasakan masyarakat. Perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan dalam merawat tanaman. Di sisi lain, harga berbagai kebutuhan hidup juga semakin meningkat sehingga penghasilan dari kebun harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin banyak.
Meski demikian, masyarakat tetap berupaya menjaga tanaman kakao dan kopi yang mereka miliki. Pengetahuan tentang merawat kebun juga masih dilakukan secara turun-temurun dari orang tua kepada generasi berikutnya.
Bagi masyarakat adat Pasang Sa' Pasang, menjaga kebun berarti menjaga salah satu sumber kehidupan mereka. Hasil panen memang tidak selalu melimpah seperti yang diharapkan, tetapi kebun tetap dirawat karena masih menjadi sumber pemasukan bagi keluarga.
Di tengah perubahan cuaca dan tekanan ekonomi, masyarakat adat Pasang Sa' Pasang tetap mempertahankan kebun kakao dan kopi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Punya cerita serupa?
Daftar jadi kontributor dan kirim laporan dampak iklim dari daerah Anda langsung ke redaksi IklimKita.




