Kembali|Cerita Warga/Umum|Dari Warga

Kebakaran Padang dan Hutan di Lowa Membakar Tanaman Warga

Kebakaran padang, hutan karena puntung rokok dan pembakaran. Berhektar-hektar lahan hangus terbakar. Banyak tanaman warga ikut terbakar.

Redaksi IklimKita
29 September 2026•3 menit baca

Kebakaran padang dan hutan terjadi di Lowa, Desa Wangga Waiyengu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah, Sumba Tengah, pada 24-26 Agustus 2026. Musim kemarau datang membawa panas yang sangat menyengat. Rasanya seperti setiap orang disinari satu matahari. Panas dari pagi sampai sore membuat padang menjadi kering dan rumput banyak yang mati. Ketika sedikit saja ada percikan api, api bisa sangat cepat menyebar.

Menurut warga, salah satu penyebab kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Di sekitar hutan dan padang yang terbakar ini memang terdapat jalan utama yang menghubungkan beberapa kecamatan dan desa, sehingga banyak kendaraan yang melintas. Selain puntung rokok, ada juga kebakaran yang diduga berasal dari pembakaran kebun warga. Api kemudian terbawa angin dan menyebar ke lahan lainnya. Kebakaran di Lowa cukup besar hingga membakar berhektare-hektare lahan. Tidak ada korban jiwa, tetapi tanaman produktif milik warga ikut terbakar, seperti pohon pisang, jati, nanas, kemiri, mahoni, dan tanaman lainnya.

Asap kebakaran terbawa angin ke berbagai arah. Ketika melewati pinggir jalan, asap terasa sampai membuat mata perih. Warga juga khawatir asap tersebut akan berpengaruh pada kesehatan jika terus terhirup.

Warga hanya bisa melihat api karena tidak mampu memadamkan kebakaran yang cukup luas. Pohon pisang, jati, kemiri, dan mahoni yang selama ini tumbuh di lahan warga juga ikut terbakar.

Cerita Warga

Punya cerita serupa?

Daftar jadi kontributor dan kirim laporan dampak iklim dari daerah Anda langsung ke redaksi IklimKita.