Aktivitas Penggerukan Lahan di Mangunharjo Berdampak pada Jalan dan Berkurangnya Ruang Hijau
Aktivitas penggerukan lahan menggunakan alat berat di Mangunharjo, Tembalang, telah berlangsung cukup lama. Mobilitas alat berat menyebabkan kerusakan jalan, sementara berkurangnya lahan hijau membuat lingkungan sekitar terasa semakin panas.
Aktivitas penggerukan lahan menggunakan alat berat di kawasan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, telah berlangsung cukup lama. Lokasinya berada dekat dengan permukiman warga. Setiap hari, alat berat dan truk proyek keluar-masuk kawasan tersebut sehingga kondisi jalan mengalami kerusakan dan menimbulkan debu yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Selain berdampak pada kondisi jalan, proses penggerukan juga menyebabkan lahan hijau dan pepohonan di sekitar lokasi semakin berkurang. Padahal, vegetasi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi suhu lingkungan, serta membantu mencegah erosi.
Seiring berjalannya waktu, kawasan ini terasa semakin panas, terutama pada siang hari. Berkurangnya tutupan pohon membuat lingkungan kehilangan keteduhan alami sehingga suhu di sekitar permukiman terasa meningkat.
Melalui cerita ini, saya berharap pihak terkait dapat melakukan pengawasan terhadap aktivitas tersebut, memastikan perbaikan jalan yang terdampak, serta mendorong upaya pelestarian atau penanaman kembali ruang hijau. Dengan begitu, keseimbangan lingkungan dan kenyamanan warga di sekitar kawasan tetap dapat terjaga.
Punya cerita serupa?
Daftar jadi kontributor dan kirim laporan dampak iklim dari daerah Anda langsung ke redaksi IklimKita.
About the author
Redaksi IklimKita
Editor
Tim redaksi IklimKita menulis dan menyunting laporan berbasis data, sains, dan pengalaman warga tentang krisis iklim di Indonesia.




